Kepala Suku Rumbuai Ajak Masyarakat Sarmi Dukung Program Pemerintah

by -1243 Views

News Sarmi — Kepala Suku Rumbuai, Saul Bagre, menyerukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sarmi agar semakin aktif mendukung berbagai program pembangunan yang dicanangkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Ajakan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan tatap muka dan dialog terbuka bersama warga di Kampung Armopa, Distrik Bonggo, pada Sabtu (20/9/2025).

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIT ini berlangsung dengan penuh antusias. Warga dari berbagai kampung di Distrik Bonggo hadir untuk mendengarkan langsung penyampaian tokoh adat tersebut. Kegiatan ini mengusung tema besar, “Satukan Tekad Membangun Negeri Menuju Sarmi yang Sejahtera, Aman, dan Damai.” Tema ini dipilih sebagai refleksi atas komitmen masyarakat adat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Sarmi.

Dalam kesempatan tersebut, Saul Bagre menekankan pentingnya keterlibatan seluruh warga, terutama generasi muda, dalam menyukseskan setiap program pemerintah. Menurutnya, berbagai agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan, pemahaman, dan kesadaran kolektif masyarakat. Ia menilai bahwa sosialisasi dan komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar berbagai kebijakan dapat dipahami, diterima, serta dilaksanakan dengan baik di lapangan.

Guna menunjang efektifnya program pemerintah, baik itu program pemerintah pusat maupun daerah, perlu dilakukan sosialisasi ataupun penjelasan kepada masyarakat sehingga apa yang telah diprogramkan pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ujar Saul Bagre dalam penyampaiannya di hadapan warga. Ia menambahkan bahwa masyarakat Sarmi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan suasana kondusif bagi berlangsungnya pembangunan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di kampung-kampung, mulai dari infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah. Menurutnya, program pemerintah seperti ketahanan pangan, pengembangan koperasi rakyat, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat.

Saul Bagre juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan antar-suku dan antar-kampung, karena kerukunan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Ia menegaskan bahwa konflik sosial hanya akan memperlambat kemajuan daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat—tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan kaum perempuan—untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama.

Tak hanya bicara soal dukungan terhadap program pemerintah, Saul juga menyoroti kehadiran aparat keamanan dan pemerintah distrik yang dinilainya semakin terbuka dalam menjalin dialog dengan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah dapat menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Papua, khususnya dalam menciptakan pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Pertemuan di Kampung Armopa tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan daerah, mulai dari permintaan peningkatan akses jalan, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga penyediaan air bersih. Semua masukan tersebut dicatat oleh para pendamping pemerintah distrik untuk disampaikan kepada instansi terkait di tingkat kabupaten.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, harapan besar muncul bahwa masyarakat Sarmi dapat semakin kompak dalam mendukung pembangunan dan menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.